Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

Calon Klien Suami

Gambar
  Cerita ini tentang kehidupan pribadiku, namaku Liza, aku seorang wanita berusia 28 tahun, aku sudah menikah dan dikaruniai 1 anak. Aku memiliki fisik yang sangat bisa dibanggakan, aku memiliki tinggi 170cm dengan berat 50kg, kulit putih dan cantik dengan proporsi tubuh yang ideal dan tampilan bak model kata teman teman ku. Bahkan banyak pria yang sering menggodaku karena fisikku ini. Saat ini aku memiliki karir cemerlang sebagai dosen di PTN ternama di Bandung. Aku menjadi dosen favorit mahasiswaku karena kecantikanku, bahkan aku sampai ramai dibicarakan di media sosial sebagai dosen cantik. Suamiku juga tidak buruk, wajahnya cukup tampan, hanya terpaut usia 2 tahun denganku, ia seorang pengusaha yang cukup mapan, penghasilannya lebih dari cukup untuk keluargaku. Awalnya kehidupan keluarga kami bahagia. Tapi sudah beberapa waktu ini berubah, suamiku yang awalnya selalu ada untuk kami sekarang terlalu fokus untuk pekerjaannya. Ia semakin jarang ada di rumah, dan komunikasi kamipun...

Bidadari Pemilik Apartemen

Gambar
  Aku tiba di Jepang pertama kali pada awal Februari. Saat itu kota kecil tempat aku belajar tengah tertutup oleh timbunan salju. Sewaktu mencari apartemen yang kemudian kutinggali, aku hanya tahu bahwa ibu pemilik apartemennya masih muda dan sangat cantik. Waktu itu dia mengantarku menengok keadaan apartemen. Sesudah menandatangani kontrak sewa, aku tidak pernah berjumpa lagi dengannya hingga akhir Maret. Walaupun dia tinggal di rumah besar yang hanya berada di samping kanan apartemen yang kusewa, namun kesibukanku di kampus membuatku selalu pulang malam. Juga kebiasaan orang yang hidup di negara empat musim, pada musim dingan rumah besar itu selalu menutup pintu dan jendelanya rapat-rapat. Pembayaran uang sewa apartemen kulakukan dengan transfer uang lewat bank ke rekening dia. Dari situlah aku jadi hafal namanya: Yumiko Kawamura. Yumiko ternyata sangat mengundang hasrat lelaki. Aku baru menyadarinya pada akhir bulan April. Waktu itu hari Jumat, tanggal 30 April. Aku lupa pergi k...

Love Story

Gambar
  Kata orang cinta sejati itu tidak ada, terlebih kepada sesama manusia, bahkan akhir-akhir ini aku sering mendengar bahwa kebohongan terbesar dalam cinta adalah kalimat: “Kebahagiaan terbesarku adalah melihat kamu bahagia dengannya”. That’s true. You’re so fuckin’ foolish if you agree with that statemant. That’s bullshit mennn… Logikanya sih begitu. Kalimat itu dianggap suatu kebohongan yang menggelikan dan tidak patut dipercayai. Tapi disini aku mencoba memahaminya. Mencoba menyelaminya. Dan mencoba menjalani. Menyingkirkan segala teriakan akal logikaku dan memilih menggunakan hatiku. Hatiku yang lemah, bodoh dan naif. Sebenarnya apa itu Cinta? Mengapa hanya karena hal itu aku yang memiliki IQ diatas rata-rata, kemampuan yang dielu-elukan sejuta umat bisa tunduk tak berdaya dibawah kendalinya?? Mereka bilang, Cinta yang membuat kita tetap tersenyum walau dia tak berada di pelukan kita?? Is that true? Mungkin memang ada. Mungkin juga hanya satu diantara seribu yang benar-benar rel...

The Schoolgirl’s Diary

Gambar
“Uhhhh…” aku mengeliatkan tubuhku dibalik selimbut hangat, hujan deras kemarin malam membuat pagi ini semakin dingin, untungnya hari ini hari minggu, aku memandangi langit-langit kamar kostku, setelah menggeliat malas kesana kemari dengan mengumpulkan seluruh tenagaku aku berteriak keras. “Hiaaaaa….tt !! Huupppp…!!” Aku melompat dari tempat tidurku menerjang dinginnya pagi hari ini, Huuuhhhhhh ? astaga dingin amattt… aku buru-buru kembali melompat keatas ranjang dan bersembunyi dibalik selimutku yang hangat. Untuk beberapa saat aku kembali bermalas-malasan dibalik selimutku yang hangat, menggeliat-geliat dengan asik kesana kemari. “Mayaaaa, Tok Tok Tokkk” terdengar suara temanku Farida berteriak-teriak memanggil namaku dari luar kamar, ketukan dipintu kamarku semakin keras. Duhhh, ngak mauuuu, masih ngantuk, aku mengeluh dalam hati. “Maya.. bangunnnn…, duh dasar si pemalasss…!” Vivi mengumpat dari luar kamar, berkali-kali tangannya ikut mengetuk-ngetuk. “YA UDAH, KITA TINGGAL ...